Spread the love

Sebelumnya saya klarifikasi dahulu bahwa ini adalah aturan investasi saya pribadi. Aturan ini mungkin cocok untuk kamu, mungkin juga tidak. Jadi mohon dipertimbangkan sendiri, jika bermanfaat ambil, jika tidak abaikan saja.

Aturan #1. Lakukan Analisa Sendiri
Semenarik apapun tawaran investasi yang datang, entah itu dari teman, broker, mentor… berapapun return yang ditawarkan… jangan ambil sebelum analisa sendiri rasio resiko dan peluangnya.

Aturan #2. Simple Approach
Untuk saham, saya menggunakan metoda valuasi sederhana seperti Enterprise¬†Multiplier & Dividend Yield. Analisa dalam cara yang lebih kompleks boleh dilakukan jika sudah lulus hitungan sederhananya. Karena ada berbagai model analisa dan sudut pandang, jangan sampai kita hanya mencari model perhitungan yang cocok dengan perasaan kita. Hati-hati… karena manusia bertindak berdasarkan perasaan sementara logika¬†mendukung dengan me-rasionalkan sesuatu.

Aturan #3. Diversifikasi
Dalam investasi, tidak jarang keputusan salah menghasilkan keuntungan & sebaliknya. Jadi sebaik apapun analisa kita, sebaiknya tetap diversifikasi untuk mengantisipasi ketika keberuntungan sedang menjauhi kita. Untuk portofolio saham, jumlah diversifikasi yang baik menurut saya berkisar 10 ~ 20 saham, tergantung besar dana yang diinvestasikan juga.

Safety Net (Optional)
Terakhir ini bukanlah aturan, namun akan lebih baik jika ada. Sebaiknya kita selalu memiliki dana cadangan yang bukan investasi. Dana cadangan ini berguna untuk membiayai hidup kita ketika krisis datang. Baik itu krisis individu, misal kita kehilangan pekerjaan. Ataupun krisis ekonomi global seperti yg terjadi di 1997 dan 2008 dimana banyak orang kehilangan pekerjaan. Ketika krisis terjadi, sumber penghasilan lain selain investasi pun bisa hilang dan kita butuh waktu untuk pulih. Oleh karena itu idealnya kita memiliki dana cadangan misal sebesar 6 ~ 12 bulan biaya hidup.